Dunno why September selalu jadi bulan paling penuh sadness. 🥲 Aneh tapi nyata dan selalu begitu. Semacam ada perasaan sedih, seperti kehilangan sesuatu yang aku gatau apa, sulit dijelaskan tapi beneran se-aneh itu.
Kira-kira ilustrasinya seperti ini:
Berdiri di atas hamparan salju sambil menatap aurora yang menari di langit sunyi. Udara dingin, hening, hingga terasa seperti berada di dunia yang tidak nyata.
Backsound: Coldplay - Fix you
Aku percaya pada kalimat ini (yang aku lupa dapat darimana): “kekuatanmu tidak akan pernah mampu mengubah rencana Tuhan atas hidupmu.”
Yes, i do believe.
Semoga perasaan sedih (yang entah karena apa) ini perlahan menjauhiku. Gamau mengundang “tears” lagi kecuali happy tears.
May God grant me relief, peace, calmness, and wisdom, so that I no longer find myself whispering, “wake me up when September ends.”
🥂
Comments
Post a Comment